Di menit injury time pertandingan City kontra Everton, Kamis (25/3/2010) dinihari WIB, si kulit bundar ditahan Moyes di tepi lapangan karena dia ingin melakukan pergantian pemain. Tindakan si manajer Everton, yang sedang unggul 2-0, disambut negatif Mancini di kubu City.
Dalam gegas, Mancini lantas menghambur ke area bench City. Di sini Mancini berusaha merebut bola dari Moyes, yang tak mau melepaskan. Keduanya pun turut tukar-menukar kata dengan panas, disusul kemudian Mancini terlihat seperti mendorong Moyes. Untuk aksi fisik lebih keras tak terjadi kemudian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku terkejut dikartu merah. Aku tak tahu salah apa. Mungkin aku terlalu lama tapi aku kan ingin melakukan pergantian pemain. Aku sebenarnya malah mempercepat karena langsung menangkap bola. Dan bukan aku yang menggerak-gerakkan tangan seperti memberi kartu kuning," kilah Moyes di The Sun.
"Aku tak tahu apakah akan mempermasalahkan ini tapi aku seharusnya tidak dikartu merah, sesederhana itu," lanjut dia.
Jika Moyes masih bingung dengan hukuman dari wasit, Mancini langsung meminta maaf. "Jika saja salah saya minta maaf. Aku hanya ingin mengambil bola karena kami masih punya sisa lima menit."
"Memang kadang-kadang aku menggerak-gerakkan tanganku (seperti meminta kartu kuning). Jika aku bikin kesal sejumlah orang maka aku akan mencoba tak mengulanginya," papar si Italiano.
Setelah berselisih di lapangan, kedua manajer kini tampaknya sepakat untuk satu hal. Mereka menilai kejadian itu sebagai hal sepele dan siap berdamai.
"Kami (berdua) sama-sama bersemangat, tapi sebenarnya bukan masalah besar. Dia (Mancini) menunjukkan semangatnya buat tim dan klubnya, dan aku bisa terima itu. Aku akan pergi ke kantornya untuk minum-minum jadi semoga saja dia ada di sana," ceplos Moyes.
"Ya, aku akan minum dengannya, tak ada masalah kok. Hal-hal semacam ini bisa terjadi di pertandngan. Sekarang sudah selesai dan aku menyesal. Tak ada apa-apa kok, sudah tuntas," jawab Mancini.
(krs/arp)










































