Bermain di bawah tekanan pendukung lawan di Old Trafford, Sabtu (3/4/2010), Chelsea berhasil membungkam MU 2-1. Masing-masing satu gol dari Joe Cole dan Didier Drogba cuma bisa dibalas satu dari Federico Macheda.
Artinya, The Blues mencatat rekor 100% menghadapi 'Setan Merah' karena di laga di laga pertama di Stadion Stamford Bridge, pasukan Carlo Ancelotti berhasil unggul 1-0.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demikian pula halnya dengan Liverpool. 'Si Merah' sudah pernah dijinakkan 'Si Biru' dengan skor 2-0, tapi mereka masih akan bertemu sekali lagi di kandang Liverpool, 1 Mei mendatang.
Rekor apik melawan tim-tim papan atas, khususnya mereka yang secara tradisional adalah penghuni Big Four, menjadi salah satu indikator kelayakan sebuah tim menjadi juara.
Melihat rekor Chelsea yang 'sempurna' (belum menghitung pertemuan kedua kontra Liverpool), maka dapat dibilang tim London barat itu sudah laik untuk disebut sebagai juara.
Hanya saja, Chelsea justru kadang secara tak disangka malah kalah dari tim yang kelasnya ada di bawah. Kekalahan dari Wigan, Aston Villa, Everton dan dua kali dari Manchester City membuktikan bahwa Chelsea juga tidak 'kebal peluru'.
(arp/mrp)











































