Rafael dituding sebagai salah satu biang kegagalan MU menapaki semifinal ketiga secara beruntun setelah didepak Bayern Munich. Dia dianggap melakukan pelanggaran tak perlu saat menarik tangan Frank Ribery yang berbuntut keluarnya kartu kuning kedua plus kartu merah.
Insiden itu disebut-sebut sebagai salah satu sebab tersingkirnya The Red Devils dari Liga Champions. Soalnya dengan keunggulan jumlah pemain, Bayern kemudian mampu mencetak gol yang menyamakan agregat menjadi 4-4.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sungguh sebuah pengalaman yang bagus untuk Rafael dan dia pasti akan menjadi seorang pemain yang lebih baik karena apa yang telah terjadi," sahut pemain internasional Prancis ini dikutip Sky Sports.
"Saya tahu benar mentalitas Rafa. Saya yakin dengan dia. Hal yang penting adalah Anda membutuhkan dia membuat kesalahan untuk menjadi seorang pemain besar."
Usia Rafael yang masih 19 tahun memberikan dia waktu yang panjang untuk mengembangkan diri. Dengan kemampuan yang dimilikinya, Rafael diyakini bisa defender hebat.
"Ini hanya bagian dari proses berkembang. Dia akan menjadi salah satu bek kanan terbaik yang pernah dimiliki Manchester United," tutup pemain berdarah Senegal itu.
(din/mrp)











































