The Gunners yang dalam misi menjaga asanya merebut gelar juara musim ini tampil baik sejak awal di JJB Stadium, Minggu (18/4/2010) malan WIB. Buktinya Theo Walcott membawa timnya unggul 1-0 di babak pertama.
Di babak kedua pun permainan Arsenal masih terjaga dan Mikael Silvestre menambah keunggulan jadi 2-0. Namun bencana datang saat laga tersisa sepuluh menit saat Ben Watson memperkecil kedudukan di menit ke-80.
Sesudahnya gawang Arsenal yang dikawal Lukasz Fabianski harus jebol dua kali di menit-menit akhir laga. Gol Titus Bramble memanfaatkan kesalahan Fabianski disusul tendangan keras Charlez N'Zogbia membuat tiga poin yang sudah di depan mata menghilang begitu saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekalahan kedua secara beruntun yang diderita Arsenal dalam sepekan ini pun serta merta mengecilkan peluang mereka jadi juara. Dengan 71 poin serta menyisakan tiga pekan lagi, Chelsea (77 poin) dan Manchester United (76 poin) bisa dibilang adalah dua tim tersisa yang bersaing untuk titel Premier League.
"Ini adalah kekalahan yang paling menyedihkan musim ini dan cara kami kebobolan pun juga sangat mengecewakan," sahut Wenger usai laga di Sky Sports.
"Sangat sulit untuk dimengerti dan diterima. Mungkin para pemain sudah merasa nyaman (dengan unggul 2-0) namun dalam sepakbola anda harus tetap fokus sepanjang laga dan kami dihukum," sambungnya.
"Kami membuat kesalahan dan mereka mengambil keuntungannya, Wigan sangat tajam di akhir-akhir pertandingan tadi," pungkas pria asal Prancis. (mrp/nar)










































