Masing-masing satu gol dari Didier Drogba dan Frank Lampard membunuh asa Liverpool kala bermain di hadapan suporternya sendiri di Stadion Anfield, Minggu (2/5/2010).
"Kami ingin menang. Kami kecewa karena itu pertandingan yang seimbang, tapi lalu kami kebobolan dan semua berubah," komentar Benitez seusai pertandingan di situs resmi klub.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak cuma kalah, Liverpool juga kehilangan Maxi Rodriguez dan Jamie Carragher yang cedera. Keduanya harus berpacu dengan waktu untuk bisa bugar di laga terakhir menghadapi Hull City pekan depan.
"Setelah itu, kami mengalami masalah dengan Maxi dan Carra, persoalan yang sama yang kami alami sepanjang musim (cedera). Lantas kami kebobolan gol kedua dan itu adalah kiamat bila menghadapi tim seperti Chelsea," jelas Benitez.
Kekalahan itu menyudahi ambisi Liverpool finis di posisi empat alias tiket terakhir Liga Champions musim depan. The Anfield Gank bahkan masih terbenam di posisi tujuh klasemen sementara.
"Itu bukan yang terbaik. Semua orang mengharapkan kami akan berada di papan atas dan jadi kandidat (juara), tapi kami mengalami terlalu banyak masalah dan kami gagal," pungkas Benitez.
(arp/din)
