Drogba memang layak mendapatkan apresiasi dan disebut sebagai bintang Chelsea musim ini. 29 gol yang dijaringkan pemain Pantai Gading itu di Liga Primer, tak hanya mengantarkan Chelsea juara. Drogba juga menorehkan prestasi pribadi dengan menjadi top skorer Premier League 2009/10.
Drogba memang sangat produktif. Namun dia bukan inti kekuatan Chelsea. "Nukleus" bagi Si Biru adalah Lampard.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lampard musim ini mencetak 27 gol di seluruh kompetisi, 22 di antaranya di Liga Primer. Pemain nasional Inggris itu mencatat angka rata-rata 20 gol dalam enam musim terakhir.
Saat Chelsea ditahan imbang Blackburn 1-1 (21/3/2010), ketika itu kans tim London Barat untuk menjadi juara menipis. Namun Lampard berhasil menjadi motor bagi timnya untuk bangkit.
Sejak hasil seri itu, Lampard membukukan 11 gol dari sembilan pertandingan, termasuk quattrick-nya ke gawang Aston Villa yang berbuah kemenangan 7-1 (27/3/2010).
"Gol-gol yang dicetak Frank menunjukkan bahwa dia adalah pemain kelas dunia," timpal asisten manajer Ray Wilkins di Reuters.
"Ia memiliki kemampuan untuk menyerang dan juga bertahan. Saat berlatih dia bersikap seperti halnya itu pertandingan. Jika ada anak-anak yang mendengar tentang apa yang saya katakan tentang Frank, maka dia adalah contoh untuk diteladani," pungkas Wilkins.
(nar/roz)











































