Harrods yang sudah dimiliki Al-Fayed selama 25 tahun itu akhirnya ia lepas dengan nilai US$ 2,3 miliar. Hanya saja Al-Fayed tetap diangkat sebagai ketua kehormatan dari departement store terkenal di London itu.
Menurut Al-Fayed, tak ada motif keuangan dalam penjualan tersebut. Apa yang dilakukannya tersebut semata-mata karena dirinya ingin lebih banyak menghabiskan waktu dengan keluarganya, terutama anak-anak dan cucu-cucunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Segalanya masih sama di Fulham. Fulham tak akan dijual," tegasnya dalam wawancara dengan Guardian.
"Jika Anda memiliki sebuah klub sepakbola, maka Anda harus terlibat di dalamnya dan tetap memiliki komitmen. Saya selalu membaur dengan pemain fans. Ini adalah bagian dari kecintaan saya kepada klub," lanjut pria berusia 76 tahun ini.
"Ini bukan klub saya. Jadi, saya akan selalu pergi ke mana pun fans mau dan menyapa mereka. Saya akan tetap berada bersama fans dan pemain selama yang saya bisa."
Kecintaan Al-Fayed kepada Fulham musim ini akhirnya terbalas. Meski memgakhiri Liga Inggris di papan tengah, The Cottagers mampu lolos ke final Europa League dan berpeluang untuk menjadi juara di sana.
(roz/din)











































