Pemilik klub MU dari Amerika Serikat ini telah mendapat tekanan sejak sekelompok fans fanatik MU, yang menamakan diri Red Knights telah menyatakan siap membeli MU dari tangan Keluarga Glazer pada awak tahun ini.
Begitu juga dengan tindakan para suporter dengan syal hijau-emas sebagai simbol protes kepada keluarga Glazer. Kepala Eksekutif MU David Gill pekan ini pun sudah mengatakan bahwa mereka semakin lelah dengan protes tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemilik tetap berkomitmen penuh dengan kepemilikan jangka panjang mereka di klub ini. MU tidak dijual dan pemilik tak akan menerima tawaran apapun," tulis statement keluarga Glazer seperti dilansir Sky Sport.
Selain itu, dalam laporan MU juga mulai menunjukan pertumbuhan di segala bidang pendapatan mereka, terlepas dari hari pertandingan, yang turun 1 juta poundsterling, dibandingkan periode tiga bulan yang sama tahun lalu.
(key/key)











































