Sepeninggal Benitez Direktur Umum Liverpool Christian Purslow beserta jajarannya saat ini sedang sibuk mencari calon pengganti pelatih asal Spanyol itu. Berbagai nama pun bermunculan ke publik dan Roy Hodgson serta Martin O'Neill jadi kandidat terkuatnya.
Meski begitu kini muncul satu nama lagi dan sudah tak asing bagi persepakbolaan Inggris yaitu Eriksson. Mantan arsitek timnas Inggris yang kini melatih Pantai Gading mengatakan ketertarikannya menjadi manajer Liverpool.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sepanjang hidupku aku adalah fans Liverpool. Aku tidak pernah memberitahunya karena saat itu aku sedang menangani Inggris dan kupikir tidak adil jika aku mengatakannya," ucap Eriksson di Soccernet.
"Aku terkejut ketika tahu Rafa Benitez pergi. Apakah aku ingin menjadi manajer Liverpool? Adalah impian bagi setiap pelatih untuk melatih Liverpool," sambungnya.
Tak hanya Eriksson yang nge-fans Liverpool namun ayahnya pun Liverpudlian seperti dirinya. Eriksson pun menceritakan sedikit pengalamannya menjadi suporter juara 18 kali Liga Inggris serta berkunjung ke Anfield saat masih memulai karir kepelatihannya.
"Ayahku juga suporter Liverpool dan setiap Sabtu kami menonton pertandingan Liga Inggris di TV. Higlight setiap minggunya. Laga Liverpool jarang ditayangkan dan kami akan terus mendukung mereka. Mereka akan selalu jadi timku dan tidak ada yang berubah," ujarnya.
"Ketika aku mulai melatih aku diundang ke Liverpool untuk melihat mereka berlatih. Saat itu Joe Fagan jadi manajernya. Aku ingat mereka membawaku memutari Anfield dan mengajakku masuk ke ruangan pemain legenda mereka."
"Itu merupakan pengalaman dan kehormatan bagiku bisa diundang ke sana. Aku tidak akan melupakan momen itu dan Liverpool selalu akan mendapat tempat spesial di hatiku," pungkas Eriksson.
(mrp/nar)











































