Musim 2010/2011 belum bergulir saja, City sudah mengeluarkan dana hingga 77 juta euro untuk membeli David Silva, Jerome Boateng dan Yaya Toure. Belum lagi sejumlah nama yang kabarnya akan diincar macam Edin Dzeko, James Milner dan Alexander Kolarov serta target yang lain.
Dengan begini City tetap meneruskan tradisi barunya membeli banyak pemain dengan banderol mahal seperti saat mendatangkan Emmanuel Adebayor dan Carlos Tevez musim lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun manajemen tak peduli karena yang ada di pikiran Sheik Al Mansour adalah banyak bintang dan prestasi akan datang.
"Saya pikir dengan pemain yang mereka miliki dalam dua tahun terakhir, mungkin itu adalah target minimumnya. Mereka hampir mendapatkan targetnya musim lalu (lolos ke Liga Champions). Jadi mereka akan semakin baik setiap musimnya layaknya tim besar lainnya," tutur Giggs di Mirror.
Lebih lanjut Giggs menilai City sebenarnya hanya memerlukan konsistensi dan keutuhan tim untuk menjadi sebuah tim besar. Jika terus menerus mendatangkan banyak pemain bintang namun diraciknya dengan cara yang salah, maka prestasi itu tak akan pernah datang.
"City punya banyak pemain bertalenta, jika mereka bisa menyatu sebagai tim maka mereka akan kuat. Namun seperti kami semua, hal yang dibutuhkan adalah konsistensi. Jika tidak bisa maka mereka akan mengalami musim yang sulit dan mereka mungkin akan mendapat sedikit penyesalan," tegas gelandang asal Wales itu.
"Namun aku tidak peduli apa yang City lakukan sekarang dan begitu juga dengan tim lain. Jika mereka bisa menyatu sebagai tim dan mendapat konsistensi seperti yang semua tim inginkan maka mereka akan menjadi kuat. Dan tak ada satu pun orang yang tahu apakah mereka akan melakukannya atau tidak," tutup Giggs.
Musim lalu City hanya finis di posisi kelima. Bagaimana dengan musim ini?
(mrp/roz)











































