Benitez memang adalah manajer terbaik Liverpool di era Premier League jika melihat statistik kemenangan yang dicatatnya yaitu sebanyak 55,43 persen dari 350 pertandingan di seluruh kompetisi sejak menangani tim di 2004
Sedangkan Houllier yang bertugas menggantikan Roy Evans di tahun 1998 memimpin The Reds 325 pertandingan dengan prosentase kemenangan 50,77.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi Benitez meninggalkan Anfield di kala mereka mengalami musim terburuk selama dipegang pria Spanyol itu yaitu finis di posisi ketujuh. Dan Houllier menganggap sukses yang didapat Benitez saat menjuarai Liga Champions 2005 adalah berkat andil besarnya dalam membangun tim.
"Ketika Saya datang ke ruang ganti di Istanbul, beberapa pemain bilang: 'Bos, ini timmu," tutur Houllier di Evening Standard.
"Dua belas dari 14 pemain di Instanbul adalah pilihanku atau yang kukembangkan. Saya meninggalkan tim yang berada di Liga Champions. Tapi ketika Anda finis di posisi ketujuh dengan Torres dan Gerrard....," sambungnya.
"Usai Rafa Benitez meninggalkan tim musim panas ini, salah satu pemain mengirim sms kepada saya: 'Bos, dia belum mengalahkan Anda'." pungkas pria yang kini bekerja sebagai Komisi Teknis UEFA itu.
(mrp/nar)











































