Kiprah Eduardo tidak terlalu bagus kendati di awal musimnya terlihat menjanjikan. Total ia baru 15 kali membuat gol dalam 67 penampilannya bersama The Gunners, torehan yang bagi seorang striker masih jauh dari kata menawan.
Penampilan Eduardo tampak menurun drastis pasca mengalami patah engkel di musim keduanya. Penyerang berdarah Brasil ini butuh waktu panjang untuk menyembuhkan lukanya dan setelah itu ia sulit masuk di dalam skuad utama Arsenal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya percaya di level ini di mana dia harus bermain dan kami tidak bisa menjamin tempat buat dia. Tapi saya yakin dia punya kesempatan lebih sekarang," ujar Wenger dikutip dari situs resmi Arsenal.
"Tapi ini membuat kesedihan saya bertambah. Karena ini mengingatkan saya bagaimana dia cedera dan karena dia adalah seorang yang hebat. Kami mengharapkan yang terbaik buat dia karena dia telah berusia 27 tahun dan dia butuh bermain,"sambung Wenger.
Tiga musim membela Arsenal bukanlah waktu yang singkat. Maka tak heran apabila Dudu juga menunjukkan sisi emosionalnya.
"Arsenal adalah klub yang spesial dan saya akan merindukan banyak orang juga fans. Saya ingin berterima kasih kepada banyak pihak yang mendukung karir saya selama di Arsenal," tulis Dudu di pesan pribadinya.
"Saya pernah mengalami masa-masa sulit dengan cedera yang menimpa saya tapi Arsenal selalu ada buat saya--staf medis, manajemen, pemain dan suporter. Terima kasih. Meskipun saya sudah pergi, Arsenal akan selalu di hati saya," demikian Eduardo.
(rin/roz)











































