Malaysia Cuma Sarankan, Bukan 'Haramkan' Jersey MU

Malaysia Cuma Sarankan, Bukan 'Haramkan' Jersey MU

- Sepakbola
Jumat, 23 Jul 2010 15:00 WIB
Malaysia Cuma Sarankan, Bukan Haramkan Jersey MU
Kuala Lumpur - Otoritas Islam di Malaysia sempat "mengharamkan" jersey Manchester United lantaran ada gambar setan di logo klub tersebut. Belakangan, pernyataan itu mereka bantah.

Seperti diberitakan sebelumnya, penasihat dewan agama Negara Bagian Johor dan Mufti Negara Bagian Perak menyatakan bahwa jersey sepakbola yang mengandung gambar atau tulisan berupa salib, merk minuman keras, atau pun setan adalah haram.

Umat Muslim, khususnya di Malaysia, dilarang untuk mengenakannya karena lambang-lambang tersebut dinilai menghina Allah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tetapi, belakangan Mufti Perak Tan Sri Harussani Zakaria mengatakan bahwa Otoritas Islam di Malaysia tak pernah mengharamkan jersey itu. Mereka hanya menganjurkan agar kostum-kostum itu tak dikenakan oleh umat Islam.

"Kami hanya menganjurkan untuk tidak memakainya. Setan adalah musuh kita. Itu selalu mencerminkan nila-nilai yang salah. Setan selalu berarti buruk," ujarnya seperti dilansir Yahoosports.

Keputusan "mengharamkan" kostum MU dan beberapa tim lainnya sempat mengundang protes. Beberapa orang menilai, lambang di logo klub hanyalah simbol, bukan berarti pemujaan terhadap apa yang tertera di sana.

(roz/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads