Toure memutuskan untuk mengakhiri kerjasamaΒ dengan Barca dengan hengkang ke City akhir musim lalu. Selama tiga tahun menjadi penghuni Camp Nou, pemain internasional Pantai Gading ini merasakan kejayaan termasuk sapu bersih gelar juara sepanjang 2009 silam.
Toure mengaku City memang belum sejajar Barca. Tetapi pria 27 tahun ini siap untuk membantu timnya supaya bisa setingkat dengan klub-klub besar di dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya datang kemari karena City punya pelath hebat seperti Roberto Mancini dan sudah merekrut pemain besar seperti Carlos Tevez dan Emmanuel Adebayor," akui sang gelandang bertahan itu dikutip The Sun.
"Saya berharap mereka bisa menjadi sebuah klub besar seperti Barcelona. Kami akan berkerja sangat keras dan jelas itu akan butuh waktu tapi saya yakin kami mampu melakukannya. Tim ini akan menjadi besar seperti Barca, Manchester United atau Chelsea."
Terkait kepindahannya, Toure mengaku butuh tantangan setelah meraih banyak sukses bersama Barca. City yang terakhir kali meraih gelar pada 1976 dinilainya memiliki potensi untuk menjadi 'tim juara'.
"Saya sudah memenangi segalanya bersama Barca dan butuh tantangan lain. Manchester City adalah sebuah tantangan hebat. Tapi yang terpenting sekarang adalah berbuat sebaik mungkin buat klub ini," tutup saudara kandung Kolo Toure ini.
Toure direkrut City dengan nilai transfer senilai 24 juta poundsterling (Rp 334 miliar). Eks AS Monaco dan Olympiakos tersebut diikat selama 5 tahun dengan bayaran yang dilaporkan mencapai 180 ribu pound (Rp 2,5 miliar) per pekan.
(rin/rin)











































