Perselisihannya dengan Roberto Mancini ditenggarai jadi penyebab Robinho ditendang dari tim inti walaupun pemuda Brasil itu adalah pemain termahal Liga Inggris. Maka Robinho pun memutuskan pulang kampung ke Santos demi mendapat kesempatan bermain lebih besar.
Kini masa pinjaman Robinho yang hanya berusia enam bulan itu telah usai. Apakah Robinho ingin tetap bermukim di kampung halamannya atau kembali berkostum biru langit milik City?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia mencintai gaya hidup, sepakbola dan pantai. Dia tidak mau menukarnya dengan hujan Manchester! Ada tawaran dari Turki, namun dana yang ditawarkan ke City tidaklah sesuai dan dalam situasi apa pun apakah Anda dapat melihat Robinho ke Turki? Sangat sulit. Dia ingin kembali ke Santos," sambung sumber itu.
"Ini adalah kampung halamannya, mereka menyukai keberadaan dia di sini. Dia berjalan di kota dan dia ada selebritis terbesar di kota ini dan usai latihan ia langsung ke pantai. Usai pertandingan dia ke pantai. Sepakbola adalah hal terhebat untuknya dan dia dapat mempertontonkan skill-nya," jelasnya.
Melihat pernyataan sumber tersebut jelas City tak mau kehilangan Robinho dengan harga murah. Sebab saat mendatangkan dari Real Madrid dua tahun lalu, manajemen klub merogoh kocek dalam sebesar 32,5 juta poundsterling dan menggaji pesepakbola 26 tahun itu sebesar 150 ribu poundsteling per pekan.
Namun jika City memang benar menginginkan Robinho untuk bersama mereka lagi, The Citizens pun harus bisa menjamin tempat utama bagi pemain timnas Brasil itu.
"Dengan City ia mengharapkan untuk bermain selama 90 menit dan itu syaratnya jika City mau mengambil dia lagi. Dia memang ingin bermain di klub London namun bika ada yang bisa memenuhi permintaan gajinya. Namun nyatanya mereka tak bisa."
"Jadi pertanyaan besarnya adalah apakah yang akan City lakukan dengan Robinho, apa yang akan mereka lakukan kepada Robinho? Menginvestasikan banyak uang di satu pemain adalah kesulitan bagi mereka," pungkas sumber itu.
(mrp/roz)











































