Kuszczak kini telah memasuki musim kelimanya bersama MU. Akan tetapi, shot-stopper asal Polandia itu belum juga mampu menggeser posisi Van der Sar sebagai kiper nomor satu yang meski sudah berumur tetapi masih tampil prima.
Minimnya kesempatan bermain yang diberikan kepada Kuszczak menjadi salah satu faktornya. Tercatat, penjaga gawang berusia 28 tahun ini belum pernah tampil lebih dari 20 kali dalam satu musim sejak direkrut pada 2007 silam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya berharap ini akan menjadi sebuah musim yang besar buat saya. Ini akan menjadi musim kelima saya bersama tim ini dan saya berharap bisa turun di lebih banyak laga. Tantangan saya sederhana saja - setelah Edwin selesai, saya ingin jadi nomor satu di Manchester United," papar dia di situs resmi MU.
"Saya selalu berusaha untuk menampilkan yang terbaik dan saya harap bos (pelatih) memberi saya kesempatan lebih untuk menunjukkan bahwa saya layak menjadi nomor satu di masa depan."
"Tidak mudah terus-terusan di bangku cadangan - saya punya banyak ambisi dan saya ingin maju sebagai seorang pemain. Manchester United adalah klub yang hebat dan saya percaya ini adalah klub di mana saya bisa bermain dalam waktu yang lama."
Musim lalu, Kuszczak turun di 14 partai termasuk tampil tujuh kali beruntun dari November hingga Januari. Ia mengakui dengan bermain lebih sering meningkatkan kepercayaan dirinya.
"Tampil di laga yang banyak membantu performa saya dan memberi saya banyak kepercayaan diri. Saya ingin menjadi penjaga gawang yang lebih baik dan belajar banyak hal baru dan semoga saya mendapat lebih banyak kesempatan musim ini," tutup Kuszczak.
Kuszczak tampaknya harus bekerja ekstra keras untuk mewujudkan harapannya itu. Pasalnya setelah ditinggalkan Ben Foster, MU serius 'memantau' sejumlah kiper dan yang terhangat menyebut MU membidik kiper muda Denmark, Andres Lindegaard.
(rin/din)
