Awal pekan lalu Liverpool diberitakan diminati oleh Huang yang memiliki perusahaan investasi yang bermarkas di Hong Kong, QSL Sports Ltd, diberitakan sedang berbicara dengan Royal Bank of Scotland untuk melunasi hutang klub sebesar 237 juta poundsterling. Yang mana bisa diartikan Huang akan sepenuhnya memilik Liverpool setelah George Gillett dan Tom Hicks memutuskan menjual.
Kabar itu sempat dibantah oleh Huang yang mengatakan ia belum sama sekali melepaskan tawaran karena tidak disetujui oleh Chinese Investment Company (CIC), perusahaan yang mem-backup dana Huang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika tawaran ini diterima oleh Liverpool maka Huang akan memiliki klub itu bersama rekan bisnisnya Guang Yang. yang akan mengurusi manajemen klub. Sementara Huang yang merupakan penggila olahraga akan lebih berkonsentrasi mengurusi skuad.
Dalam proses yang bisa memakan waktu 4-6 minggu itu, segala dana pembelian pemain akan memakai sumber lama dan kenyataannya pun Liverpool masih sangat aktif di bursa transfer musim ini meski dilanda kesulitan keuangan.
Huang pun kini jadi kandidat terkuat diantara peminat Liverpool yang lain seperti pebisnis asal Syria Yahya Kirdi, Rhone Group dari New York dan keluarga kaya dari Kuwait Al-Kharafi.
(mrp/key)










































