Di bursa transfer musim panas ini Arsenal sedang dikait-kaitkan dengan sejumlah kiper seperti Mark Schwarzer dan Pepe Reina. Penyebabnya adalah Arsene Wenger tak puas dengan performa para kipernya termasuk Almunia musim lalu.
Meski berposisi sebagai kiper nomor satu namun tak jarang Wenger memarkir pria asal Spanyol itu karena kerap melakukan blunder. Posisinya pun digantikan Vito Mannone atau Fabianski.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penampilannya seperti itu mengundang kritik dari fans Arsenal dan tak jarang Fabianski diisukan akan hengkang dari Emirates Stadium. Namun kepercayaan yang diberikan Wenger di laga pra musim kali ini menumbuhkan rasa optimisme dalam diri pesepakbola asal Polandia itu.
"Saya harap ini jadi musim ini bisa jadi batu loncatan aja untuk saya. Saya mempunyai tugas ganda. Saya ingin menjadi kiper no.1 Arsenal dan itu akan menolong saya meraih target kedua, yaitu menjadi kiper no.1 di tim nasional," sahut Fabianski di ESPN.
"Jelas saya tidak tahun apakah saya akan bermain, namun saya percaya saya akan bermain sebanyak saya lakukan di laga pra-musim. Saya berumur 25 tahun dan ini merupakan waktu yang baik bagi saya untuk meraih tujuan," sambungnya.
Fabianski pun menegaskan pada Wenger bahwa pelatihnya itu tak perlu mencari kiper baru dan menantang Wenger untuk mempercayakan dirinya menjadi orang terakhir di barisan pertahanan.
"Saya siap untuk tantangan berikutnya. Saya tidak punya cedera, saya berlatih dengan baik dan saya sangat siap untuk bertarung demi posisi nomor satu. Saya percaya saya cukup baik untuk bermain reguler di tim Liga Primer," demikian eks kiper Legia Warsaw itu.
(mrp/krs)











































