Di pekan kedua terakhir Liga Inggris musim lalu, City takluk 0-1 di kandangnya sendiri dari Tottenham. Kekalahan itu membuat mereka kehilangan peluang besar untuk menduduki peringkat empat di klasemen.
Ditambah hasil seri di pekan pamungkas di markas West Ham United, The Citizens akhirnya tidak berhasil mencapai apa yang mereka ingini, lolos ke Liga Champions. Mereka harus puas menduduki tangga kelima.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sangat bersemangat. Ini akan jadi tahun yang besar buat kami," tutur Mancini sang manajer. "Itu pula kenapa saya ingin mengembangkan skuad ini, supaya kami punya banyak pilihan di setiap posisi. Ini bukan soal balas dendam. Ini tentang memenangi pertandingan."
City bertambah banyak pemain top dengan kedatangan Yaya Toure, David Silva, Jerome Boateng dan Aleksandar Kolarov. Itu belum termasuk James Milner dan Mario Balotelli, yang kemungkinan besar juga akan mendarat di Easlands. Sejauh ini dana yang sudah dikeluarkan City di musim panas ini 80 juta poundsterling atau sekitar Rp 1,1 triliun!
Bagaimana dengan Spurs? Mereka juga punya musim yang menantang, terutama bersiap mengikuti Liga Champions, di mana mereka terlebih dulu harus mengalahkan klub Swiss The Young Boys di playoff, supaya masuk grup utama.
"Anda pasti tidak mengharapkan dapat lawan pertama yang lebih tangguh di awal musim," tukas pelatih Harry Redknapp. "Kita semua tahu seperti apa ancaman yang bisa dihadirkan Manchester City di musim ini dan tahun-tahun berikutnya. Kami harus siap."
(a2s/nar)











































