Bakat besar Balotelli, sayangnya, selama ini dianggap sedikit tersia-siakan saat masih di Inter Milan. Selain kalah bersaing dengan Samuel Eto'o, Diego Milito dan Goran Pandev, pesepakbola 20 tahun itu juga punya tabiat yang kurang disukai manajemen klub dan pelatih Jose Mourinho (saat itu).
Jadilah Balotelli kurang dapat kesempatan bermain saat masih berseragam Nerazzurri. Kondisi yang kemudian diakuinya sendiri menjadi salah satu alasan saat memutuskan menerima pinangan Manchester City.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mario punya semua kualitas untuk memenangi Ballon d'Or. Jika dia mampu mengesampingkan beberapa sikap tertentu, dia bisa menjadi salah satu yang terbaik di dunia," sanjung Mancini di Football Italia.
Layak ditunggu bagaimana kiprah pesepakbola bernama lengkap Mario Barwuah Balotelli itu bisa membantu City mewujudkan ambisi menjadi salah satu kekuatan besar di Inggris dan Eropa. Yang jelas City saat ini sangat antusias menyambut kedatangan Balotelli.
"Pembeliannya merupakan sesuatu yang hebat buat City. (Inter) adalah tim terkuat di Italia. Mario memutuskan untuk pergi meski dia masih sangat terikat dengan Nerazzurri," tuntas Mancini.
(din/roz)











































