Sejak ditinggal Martin O'Neill sekitar dua pekan lalu, Villa tak punya pelatih tetap. Di dua pertandingan awal Premier League, klub berjuluk The Villans itu dipimpin oleh Kevin MacDonald yang statusnya cuma caretaker.
Kabar Villa bakal merekrut Bradley sesungguhnya sudah berhembus tak lama setelah O'Neill memutuskan hengkang. Status Villa yang dimiliki oleh pengusaha asal Amerika Serikat, Randy Lerner, dan Bradley yang juga merupakan kelahiran New Jersey jadi alasan kuat untuk kedua pihak itu bersatu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir Aston Villa adalah klub besar dengan sejarah hebat dan fans yang juga luar biasa, dan kesempatan seperti itu tentu saja akan menarik," sahut Bradley dalam wawancaranya dengan Radio BBC.
Kepindahan mantan pelatih Chicago Fire, MetroStars dan Chivas USA itu ke Villa Park sepertinya berpeluang besar terjadi. Soalnya perwakilan Bradley sudah melakukan pembicaraan dengan kubu Villa terkait rencana tersebut.
"Saya selalu antusias terkait keinginan menjadi pelatih di Eropa, tapi di saat bersamaan kami juga bangga dengan hasil kerja yang sudah didapat di timnas Amerika Serikat selama empat tahun terakhir. Penting untuk mempertimbangkannya sebagai sebuah tantangan. Jadi kita lihat saja apa yang akan terjadi."
"Sudah ada pembicaraan dengan beberapa perwakilan saya untuk mengetahui situasinya, tapi Aston Villa sepertinya memilih untuk bersabar. Akan menjadi kehormatan buat saya untuk bisa berdialog (dengan Randy Lerner)," sahut pelatih yang membawa Landon Donovan cs maju ke babak 16 besar Piala Dunia 2010 lalu itu.
Villa kini tak bisa berlama-lama mencari pelatih baru buat Stiliyan Petrov dkk. Meski berhasil menang 3-0 atas West Ham United di pertandingan pertama, beberapa jam lalu mereka dihajar tim promosi Newscastle United dengan skor 0-6.
(din/arp)











































