Setidaknya City pernah mengajukan dana sebesar 30 juta poundsterling buat Juventus untuk mau melepas Buffon. Tawaran tersebut masih ditambah dengan gaji besar yang bakal diterima sang penjaga gawang di City of Manchester Stadium.
Upaya The Citizens tersebut kemudian berujung kegagalan. Meski begitu, portiere berusia 32 tahun itu sama sekali tak menyesali penolakan tersebut. Dia malah bersyukur tak memperkuat klub itu karena potensi City jadi klub besar disebutnya sangat sulit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka mendatangkan beberapa pemain hebat, tapi perasaan saya mengatakan kalau mereka mendatangkan pemain-pemain itu hanya karena ingin mengontraknya saja. Carlos Tevez, David Silva, Yaya Toure dan beberapa nama lain akan masuk skuad (utama) di manapun mereka bermain. Tapi mereka tak punya satu bek yang bahkan bisa mendekati Juventus, Real Madrid, Barcelona atau Manchester United," seru Buffon di Skysports.
"Tim hebat selalu dibangun dari belakang dan saya sungguh terkejut mereka tak mencoba melakukan itu, mengingat pelatihnya adalah orang Italia," lanjut mantan kiper Parma itu.
Buffon pun mencontohkan keberhasilannya meraih banyak gelar baik di level klub maupun timnas yang banyak terbantu kehadiran bek-bek tangguh. Karena alasan itulah dia bersyukur tak menerima pinangan City.
"Di manapun saya meraih sukses, klub atau timnas, itu karena ada bek hebat di depan saya. Pemain seperti Alessandro Nesta dan Fabio Cannavaro. Tanpa bek sehebat mereka, saya tak akan mendapat apa yang sudah saya dapat."
"Jika mereka tidak mendatangkan setidaknya dua bek berkelas dunia sebelum jendela transfer ditutup, saya tak yakin mereka bisa finis di posisi empat besar, apalagi memenangi Premier League," tuntas kiper yang mengantar Juventus meraih empat gelar Scudetto itu.
(din/rin)











































