Cudicini dipastikan menjadi starter Spurs pada pertandingan pekan ketiga Liga Inggris, Sabtu (28/8/2010), melawan Wigan di White Hart Lane. Ia akan mengisi tempat Heurelho Gomes yang sedang cedera.
Manajer Harry Redknapp sudah memberi Cudicini "pemanasan", sekaligus imbalan atas kerja kerasnya untuk memulihkan kondisi, dengan menaruhnya di bangku cadangan dalam laga playoff Liga Champions hari Rabu lalu, melawan Young Boys.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pergelangan tangan dan tulang panggulnya patah. Sebuah piringan logam harus ditanamkan ke dalam bagian pergelangan tangannya. Untuk seorang penjaga gawang, tentu saja hal itu mengerikan.
Setelah pemulihan selama 10 bulan, Cudicini dinilai sudah siap kembali beraksi. Dan Redknapp akan memberinya kesempatan menjadi starter lagi untuk kali pertama sejak bulan Oktober.
"Saya menengok Carlo di rumah sakit, dan dia mengalami hari yang buruk waktu itu," kenang sang manajer. "Saya, semua orang mungkin berpikir apakah dia bisa kembali setelah terkena musibah seperti itu."
"Tidak gampang untuk comeback dari sesuatu yang serius, terutama untuk seorang kiper, yang mana Anda harus menerjang kaki-kaki pemain lawan dan ditendang," sambung Redknapp, dikutip Reuters, Sabtu (28/8).
"Tapi dia seorang yang sangat hebat dalam berlatih, profesional yang luar biasa. Dia menjaga dirinya dengan baik dan merupakan tipikal seorang pesepakbola Italia yang top."
Cudicini, yang ayahnya adalah mantan kiper AC Milan bernama Fabio Cudicini dan kakeknya juga mantan pesepakbola berposisi defender, juga telah dimasukkan Redknapp dalam skuad Liga Champions. Spurs berada di Grup A bersama Inter Milan, Werder Bremen dan Twente Enschede.
Terkait cederanya Gomes, Redknapp tetap mempertimbangkan antisipasi untuk merekrut kiper baru. Kabarnya The Lilywhites dalam proses peminjaman Stipe Pletikosa dari Spartak Moskow.
(a2s/a2s)











































