Bertandang ke Stadium of Light, Minggu (29/8/2010), City menyerah 0-1 dari tuan rumah Sunderland. Gol yang membuat mereka kehilangan angka terjadi di menit terakhir dari titik penalti yang dieksekusi Darren Bent.
Seusai pertandingan Mancini menyalahkan buruknya penyelesaian akhir para pemainnya. Cukup banyak peluang emas didapat termasuk dari Emmanuel Adebayor dan Yaya Toure, tapi yang paling kentara adalah Tevez.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami punya kans dari Carlos, tapi kami juga memiliki tiga sampai empat kesempatan lainnya," keluh Mancini.
"Sepakbola sangat aneh. Kami memainkan sepakbola yang fantastis di babak pertama. Tapi kalau Anda tidak bikin gol, kadang-kadang Anda bisa kalah," sambungnya.
Kekalahan ini dialami City setelah mereka menuai kemenangan pertamanya pekan lalu dengan gemilang. Saat itu mereka mempecundangi Liverpool dengan skor 3-0. Di laga pertamanya The Citizens bermain seri 0-0 melawan Tottenham Hotspur.
"Saya kecewa karena kami ingin sekali memenangi pertandingan ini," sambung Mancini. "Kami main bagus di babak pertama, tapi di babak kedua kami bertahan terlalu ke dalam, dan mereka terus menekan kami. Setiap pertandingan sulit dan Anda harus main sampai detik terakhir."
(a2s/mrp)











































