Chamakh Kerja Lebih Keras di Inggris

Chamakh Kerja Lebih Keras di Inggris

- Sepakbola
Minggu, 05 Sep 2010 17:42 WIB
Chamakh Kerja Lebih Keras di Inggris
London - Pemain baru Arsenal Marouane Chamakh langsung merasakan perbedaan bermain di Prancis dan Inggris. Ia sudah harus terbiasa dengan bekerja lebih keras untuk bisa bertahan di tempatnya saat ini.

Lahir dan besar di Prancis, Chamakh untuk pertama kalinya meninggalkan Girondins Bordeaux, yang merupakan klub profesional pertamanya sejak berusia 19 tahun. Di musim panas ini ia diboyong ke London utara untuk berseragam The Gunners.

"Ada perbedaan persiapan antara Bordeaux dan Arsenal. Di sini lebih pendek, tapi jauh lebih intens," tutur pria Maroko itu kepada Mirror.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diungkapkan Chamakh, selama tiga minggu masa persiapan Arsenal, ia harus lebih "banting tulang". Tim memang harus benar-benar siap karena punya banyak jadwal, dan tak ada jeda musim dingin di Premier League.

Walaupun sudah membuka rekening gol untuk klub barunya ini, saat Arsenal mengalahkan Blackpool di liga, Chamakh mengaku masih perlu meningkatkan kecepatannya.

"Semua pertandingan di sini sangat cepat. Kita seakan-akan harus terus berada di pinggir dan bola seperti tidak pernah keluar," tukas pemain berusia 26 tahun itu.

Walaupun baru sekitar satu bulan hidup di Inggris, Chamakh sudah merasa kerasan dengan lingkungan barunya ini.

"Saya belum terlalu bisa berbahasa Inggris, tapi saya mengambil kursus. Untungnya, banyak pemain berbahasa Prancis di dressing room Arsenal."

Berdasarkan evaluasi pribadi, Chamakh merasa sejauh ini permainannya cukup baik. Ia menargetkan, setelah selusin pertandingan ia akan merasa kian terbiasa dengan Premier League.
(a2s/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads