Tim-tim yang sering mendapatkan kritikan Wenger adalah tim medioker seperti Blackburn Rovers, Bolton Wanderers, atau Stoke City. Seperti diberitakan sebelumnya, gelandang Stoke Ryan Shawcross juga membalas kata-kata pedas The Professor.
Ada pun 'dosa' Shawcross terhadap Wenger adalah ketika ia menyebabkan salah satu personel tim Gudang Peluru yakni Aaron Ramsey cedera parah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lewat media berusaha mengatakan kepada orang-orang bahwa tim lain berusahan mencederai pemainnya, mempengaruhi wasit," keluh Allardyce di BBC.
Musim lalu Wenger mengkritik bahwa pemain The Rovers berusaha mencederai kiper Lukasz Fabianski dalam laga di Ewood Park musim lalu.
Allardyce kemudian membalas Wenger dengan kata-kata yang tak kalah nylekit. "Saya harus mengingatkan Arsene tentang timnya, di mana ketika mereka menjadi juara Liga Inggris, mereka merupakan tim yang paling kotor di liga!" seru manajer Blackburn sejak 2008 itu.
"Coba putar memori Anda ke masa di mana Arsenal menjuarai liga. Mereka merupakan tim yang paling banyak menerima kartu kuning dan kartu merah dibanding kontestan lain," pungkas dia.
Kritik juga datang dari manajer Bolton Owen Coyle. Ketika kedua tim saling berhadapan, Wenger menyebut bahwa tekel yang dilakukan Paul Robinson ke arah Abou Diaby seharusnya dihukum kartu merah.
Seperti dikutip dari Express, Coyle memahami bahwa sikap manajer Prancis itu wajar ketika ada pemainnya yang mengalami cedera. Meski begitu Coyle juga membalas.
"Menurut saya pelanggaran yang dilakukan Kieran Gibbs terhadap Kevin Davies harus dihukum kartu dan Gibbs diusir. Bila kita ingin kilas balik, ingatlah juga tekel Willian Gallas terhadap Mark Davies musim lalu," ujar dia.
Β
Β
Foto: Arsene Wenger dan Sam Allardyce dalam pertandingan Blackburn Rovers vs Arsenal, 28 Agustus 2010 di Ewood Park (Getty Images)
Β
(nar/a2s)











































