Sejak dipecat AC Milan akhir musim lalu saat Leonardo memang tengah menganggur. Kini pria 43 tahun itu berprofesi sebagai salah satu pundit di Sky Sports, stasiun televisi yang berbasis di Inggris sana.
Meski baru beberapa bulan menjadi komentator di sana, Leo ternyata sudah jatuh hati pada gemerlapnya sepakbola di ranah Britania sana. Hal itulah kemudian yang menggoda Leo untuk mencoba peruntungannya di waktu depan melatih anggota Liga Inggris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun ini saya harus merubah pandangan saya, untuk melihat segalanya lebih netral. Saya akan berkomentar untuk Liga Champions di Sky Sports. Saya juga akan belajar mengenai sepakbola, tak hany pertandingan namun juga buku. Saya ingin membuat budaya saya sendiri," tutur Leo dalam wawancara di Gazzetta dello Sport.
"Saya menyukai Inggris di mana manajer diberi peran yaitu menangani betul situasi tim secara keseluruhan. Saya akan berada di sekitaran Inggris tahun ini," sambungnya.
Selain itu Leo mengaku kalau ia butuh tantangan baru dalam karir kepelatihan yang baru berumur setahun itu. Sebab selama 13 tahun ia banyak menghabiskan hidupnya di kota Milan baik saat masih jadi pemain atau setelah pensiun.
"Milan berarti banyak bagi saya - pemain, ofisial, pelatih. Usai 13 tahun saya kira Milan sudah menjadi bagian dari hidup saya walaupun saya telah menutup pintu untuk mereka," pungkas Leo merujuk pada perselisihannya dengan Silvio Berlusconi sebagai salah satu penyebab ia hengkang.
(mrp/mrp)











































