The Kop belum mampu memulihkan diri dari penampilan jeblok pada musim sebelumnya. Di musim ini, Liverpool baru memperoleh lima angka hasil lima kali bertanding dan cuma sekali menang. Hasil ini menenggelamkan skuad yang dibesut Roy Hodgson ini di urutan 16 klasemen sementara.
Di sisi lain, para kompetitor utama Liverpool masih perkasa. Chelsea, Arsenal dan Manchester united berada di tiga tangga teratas. Sedangkan dua kuda hitam Manchester City dan Tottenham Hotspur mengekor di belakang mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum ada jaminan membaiknya performa Liverpool di waktu yang akan datang membuat Gerrard berpikir realistis. Gelandang internasional Inggris tersebut menyadari kalau musim ini belum waktunya timnya juara dan lebih fokus untuk mengembalikan diri di zona Empat Besar setelah di musim lalu finis di urutan tujuh.
"Target realistisnya adalah mengusahakan untuk kembali ke empat besar. Memenangi liga, tentu saja (keinginan kami) karena itu masih mungkin dan apapun masih bisa terjadi," sahut Gerrard di Daily Mail.
"Tapi secara realistis, fokus kami adalah finis di posisi Empat Besar. Jika kami finis pertama, kedua, ketiga itu fantastis, hebat dan kami tidak akan menyerah untuk mencapainya dan kami akan berjuang hingga akhir."
"Tapi di awal musim, Anda memiliki target dari sebuah sudut pandang yang realistis setelah finis ketujuh akhir musim lalu, target kami selalu kembali ke urutan empat besar," tandas Stevie G.
Bersama Manchester United, Liverpool menjadi pengumpul titel juara Liga Inggris terbanyak dengan 18 trofi. Namun perolehan trofi klub yang bermarkas di Anfield itu mandeg sejak yang terakhir diraih pada musim 1989-90.
(rin/mrp)










































