Roman Kini Sudah Kerasan

Roman Kini Sudah Kerasan

- Sepakbola
Selasa, 05 Okt 2010 11:31 WIB
Roman Kini Sudah Kerasan
London - Masa-masa buruk di Tottenham Hotspur boleh dibilang sudah dilewati seorang Roman Pavlyuchenko. Kini si penyerang Rusia itu siap menatap masa depan yang lebih baik dan memberikan yang terbaik bagi The Lilywhites.

Digamit dari Spartak Moskow pada musim panas 2008, Pav tentunya dibenani dengan ekspetasi tinggi terkait penampilan bagusnya di Spartak dan juga timnasnya di Piala Eropa tahun itu. Namun yang terjadi malah sebaliknya Pav seperti tenggelam karirnya di White Hart Lane.

Sempat menjalani musim pertamanya dengan lumayan di mana ia mencetak 14 gol dari 36 penampilannya di seluruh kompetisi. Di musim keduanya momentum Pav mulai tak nyaman saat ia hanya jadi pilihan keempat Harry Redknapp setelah Jermain Defoe, Peter Crouch dan Robbie Keane.

Ia cuma tampil 24 kali dan menciptakan sepuluh gol. Di sepanjang musim itu Pav berkali-kali minta dijual karena merasa tenaganya sudah tak dibutuhkan lagi dan lebih baik kembali ke kampung halamannya. Namun di saat bersamaan Redknapp selalu menahannya dengan dalih ia yakin pesepakbola 28 tahun itu bisa tampil bagus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Fakta bahwa saya tidak bermain selama hampir enam bulan tidaklah menyenangkan. Bamun ketika Anda punya kesempatan untuk membuktikan kemampuan, Anda harus melakukannya," tegas Pav kepada Sky Sports.

"Anda hanya harus menunggu momen yang tepat dan mencetak gol. Jika saya bisa mencetak gol terus, saya yakin saya akan terus berada di tim ini," sambungnya.

Betul saja apa yang dikatakan Redknapp di mana Pav mulai menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu striker terbaik yang pernah dipunyai Rusia. Dari delapan penampilannya musim ini Pav mencetak empat gol. Dengan cederanya Defoe dan inkosistensi penampilan Keane, Pav mulai dipercaya berada di starting line up bersama Crouch.

"Saya berharap tahun ini tak akan sama dengan yang lalu. Jujur di musim lalu ketika saya jarang mendapat kesempatan bermain, saya sangat ingin kembali ke Rusia. Kini saya ingin tetap ada di sini (Spurs), tegasnya.

Pav pun memberi kredit khusus kepada fans Spurs yang selalu memberi dukungan padanya walaupun musim lalu jarang bermain. Kini Pav ingin membalas kebaikan pendukung klub itu dengan tampil baik sebaik mungkin selama dipercaya oleh Redknapp.

"Dukungan fans sangat menolong. Setiap saya berada di lapangan, saya selalu ingin mencetak gol untuk membayar dukungan fans. Fans Tottenham sangat spesial bagi saya. Saya jatuh cinta pada mereka dan akan selalu mencintai mereka," sahut pengoleksi 37 caps dan 15 gol bersama Rusia itu.

"Saya sangat berterima kasih pada mereka dan akan membalasnmya dengan gol-gol serta penampilan yang bagus," janji Pav.

(mrp/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads