Jika lazimnya di liga-liga besar Eropa macam Seri A, La Liga dan Bundesliga sekitar menjelang akhir tahun, para pemain diberikan waktu untuk beristirahat sejenak dari rutinitas sebagai pesepakbola. Biasanya seminggu setelah Tahun Baru, kompetisi di sana baru mulai bergulir. Untuk Jerman bahkan lebih lama yaitu dua minggu kemudian baru dimulai lagi.
Lain hal dengan Inggris di mana kompetisi terpopuler di dunia saat ini itu seperti tak mengenal kata istirahat. Menjelang pergantian tahun setiap klub harus bermain tiga sampai empat kali dalam sepekan. Belum lagi jika sepekan setelah Tahun Baru biasanya klub-klub Premiership mulai memasuki babak ketiga Piala FA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka tak salah Rooney sebagai salah satu andalan The Three Lions meminta kepada otoritas PL (Premier League) untuk segera memberlakukan winter break agar pemain punya waktu untuk beristirahat sejenak dan nantinya bisa optimal saat membela negaranya setelah musim berakhir.
"Winter break tak hanya menolong timnas Inggris namun juga Premier League itu sendiri. Di akhir-akhir musim tingkat intensitas di beberapa pertandingan menjadi menurun . Ini adalah musim yang panjang di mana para pemain harus bermain dengan intensitas tinggi. Maka adil rasanya jika pemain mendapat waktu istirahat," tutur Rooney seperti dilansir Soccernet.
"Itu sangat bagus khususnya untuk saya yang seorang penyerang ketika dari satu game ke game lain dan pertandingan lebih terbuka. Namun hanya di Inggris Anda bisa melihat game yang secepat itu," tuntasnya.
(mrp/arp)











































