Setelah angkat kaki dari Chelsea pada 2007, Mourinho meneruskan karirnya ke Italia dengan membesut Inter Milan. Kesuksesan pun terus mengikutinya dan puncaknya pada setahun lalu di mana pelatih kebangsaan Portugal itu mewujudkan impian La Beneamata meraih treble gelar.
Akan tetapi, Mourinho banyak melalui waktu sulit selama dua tahun berkarir di 'Negeri Pizza. Mulai dari isyarat borgol hingga tindakan mengasari wartawan. Sebelum kontraknya berakhir di Giuseppe Meazza, The Special One menerima pinangan Madrid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas kemana tujuan yang Mourinho inginkan sebenarnya? "Saya pilih Inggris," tegas pria 47 tahun itu.
"Saya pikir di Portugal, Italia dan Spanyol ada pendukung yang lebih antusias di hari menjelang pertandingan dan sehari setelah pertandingan dari pada pertandingan itu sendiri," tutup dia.
Banyak yang percaya bahwa Mourinho adalah suksesor pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson. Itu ditunjukkan dari kedekatan di antara keduanya.
"Di antara seluruh pelatih sepakbola yang ada, saya bisa bilang kalau dia (Ferguson) adalah teman baik saya," ujar Mou. (rin/mrp)











































