Pengadilan tinggi London memutuskan Gillet-Hicks kalah dalam persidangan menyangkut proses penjualan Liverpool, Rabu (13/10/2010) sore WIB.
Tak hanya kalah, Hicks-Gillet pun harus membayar persidangan tersebut, mengalami kerugian sebesar 140 juta poundsterling serta banding atas putusan itu ditolak oleh hakim Justice Floyd.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengadilan tersebut menurut rencana melakukan sidang pada 25 Oktober, waktu di mana John Henry selaku pemilik NESV melakukan pertemuan dengan dewan direksi Liverpool yang diketuai chairman Martin Broughton.
Pihak Liverpool siap menghadapi tuntutan yang diajukan oleh Hicks-Gillet.
"Menyusul keputusan dari Pengadilan Tinggi hari ini (Rabu waktu setempat), dewan direksi dari Kop Football dan Kop Holdings malam ini (Kamis dinihari WIB) akan bertemu dan menyelesaikan proses penjualan Liverpool FC ke New England Sports Ventures," demikian pernyataan yang disampaikan Liverpool lewat situs resminya.
"Namun disesalkan, Thomas Hicks dan George Gillet malam ini juga mengajukan Temporary Restraining Order dari pengadilan distrik Texas melawan direksi independen, Royal Bank of Scotland PLC, dan NESV untuk mencegah proses penyelesaian transaksi."
"Direksi indpenden mempertimbangkan bahwa permohonan tersebut tidak berdasar dan berbahaya. Dewan direksi akan bertindak secepat mungkin untuk menghapuskannya."
"Pernyataan lebih lanjut akan dirilis pada waktunya."
(nar/key)











































