Pengadilan Tinggi Inggris yang dipimpin hakim Justice Floyd pada Kamis (14/10/2010) malam WIB menyatakan bahwa Hicks dan Gillet harus menghentikan langkah hukum Temporary Restraining Order paling lambat Jumat sore waktu setempat.
Diberitakan Yahoosports, bila hal itu tidak diindahkan, maka duo Amerika Serikat itu akan dikenai tuduhan menghina pengadilan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami dengan gembira telah kembali mengambil langkah penting dalam rangka melengkapi proses penjualan klub."
Saat ini tengah dilakukan sidang di pengadilan distrik Texas di mana Hicks dan Gillet mengajukan tuntutan. Hakim Jim Jordan menolak berkomentar soal keputusan pengadilan di Inggris tersebut.
Dengan kondisi ini, maka bisa dikatakan dalam waktu dekat Liverpool akan resmi menjadi milik NESV. Hal ini juga semakin "didukung" menyusul keputusan pengusaha Singapura Peter Lim menarik diri dari persaingan.
(nar/krs)
