Hasil ini mengakhiri periode panjang proses penjualan Liverpool, dengan hambatan terakhir runtuh usai pengadilan Texas memutuskan untuk mencabut Temporary Restraining Order yang menghadang penjualan Liverpool.
"Kami ke sini untuk menang dan akan melakukan apa yang kami bisa," tukas Henry, si pemilik baru Liverpool, seperti diwartakan Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Transaksi itu menaksir klub senilai 300 juta poundsterling dan menghilangkan seluruh utang akuisisi Liverpool dari pemilik sebelumnya, mengikis utang wajib klub dari 25-30 juta pounds per tahun menjadi hanya 2-3 juta saja," terang Liverpool dalam pernyataannya.
Rampungnya proses penjualan ini sendiri tak diterima dengan baik oleh kubu Hicks dan Gillet. Pihak kuasa hukum keduanya pun mengancam akan mengambil langkah legal lanjutan dengan potensi ganti rugi mencapai 1,6 miliar dolar AS.
"Hasil ini bukan hanya merendahkan nilai klub tapi juga akan membuat ada ketidakpastian jangka panjang untuk fans, para pemain dan juga semua yang mencintai olahraga ini karena seluruh langkah hukum yang bisa dilakukan akan diambil," ancam Steve Stodghill selaku pengacara Hicks-Gillet.
(krs/krs)











































