Sejak dibeli pengusaha Timur Tengah di tahun 2008 City berubah menjadi klub kosmopolitan. Mereka tak ragu menggelontorkan uang dalam jumlah luar biasa.
Para pemain bintang seperti Robinho, Emmanuel Adebayor, Carlos Tevez, dan David Silva didatangkan ke City of Manchester Stadium.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setiap tim memilih kebijakan mereka dan cara mereka meraih kemenangan. Mereka memiliki banyak uang dan itu adalah sebuah keunggulan yang mereka miliki," kata Fabregas dikutip dari situs resmi FIFA.
"Itu bukan cara kami namun kami menghormati cara yang dilakukan klub lain," tambah kapten Arsenal itu.
Cesc mengingatkan bahwa upaya City tidak bakal berhasil dalam waktu singkat. "Anda tidak bisa membeli sebuah semangat dalam satu tahun saja. Anda butuh beberapa tahun untuk membentuk tim, mengumpulkan pemain bersama-sama, membangun saling pengertian, dan itu tak mudah," lugas pemain nasional Spanyol itu.
Fabregas selanjutnya memandang City sebagai salah satu rival bagi The Gunners. Kedua tim akan berduel dalam lanjutan Liga Inggris akhir pekan ini di Emirates.
"Anda membuat tim bukan hanya untuk satu dua musim saja. Tapi jelas City berada dalam posisi yang bagus. Mereka memiliki seluruh materi yang dibutuhkan untuk menjadi klub besar dan kami harus bertarung keras melawan mereka."
"Kami memiliki cara sendiri, kami memainkan sepakbola sesuai keinginan kami dan berusaha memenangi pertandingan dengan cara kami, entah itu ketika menghadapi klub terkaya atau pun klub termiskin di dunia," seru Fabregas.
(nar/a2s)











































