Selama beberapa hari terakhir ini, Rooney menjadi fokus media di seluruh dunia karena ia melontarkan keinginan untuk meninggalkan MU, klub yang telah ia perkuat sejak tahun 2004.
Saat angkat bicara kepada pers, Rooney menyebut bahwa salah satu alasannya ingin meninggalkan MU adalah karena 'Setan Merah' gagal mendatangkan pemain berkualitas untuk mendongkrak prestasi mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kadang, kamu melihat ke sebuah padang rumput dan kamu melihat seekor sapi dan kamu pikir sapi itu lebih gemuk daripada sapi yang kamu punyai di padang rumputmu," kata Fergie bertamsil seperti yang dikutip The Sun.
"Itu fakta, sungguh, dan tidak selalu seperti itu. Mungkin saja itu adalah sapi yang sama atau malah sapinya tidak segemuk sapimu. Beberapa pemain berpikir ada dunia yang lebih baik di luar sana. Tidak selalu seperti itu," tukas Fergie.
Fergie menyadari kalau Rooney frustrasi karena tahun lalu MU gagal menjadi juara di Liga Inggris. Tapi buat manajer yang sudah bertakhta di MU sejak tahun 1986 itu, sulit untuk meraih sukses terus-terusan di atas empat tahun.
"Menjaga sukses di sebuah klub itu tidak dapat dipastikan," cetus manajer berkebangsaan Skotlandia itu.
"Saya selalu percaya siklus empat tahunan adalah yang paling bisa diraih. Sangat, sangat sedikit tim yang mampu berprestasi melewati siklus empat tahunan," demikian Fergie.
(arp/krs)











































