Sentuhan Magis Di Matteo

Sentuhan Magis Di Matteo

- Sepakbola
Minggu, 24 Okt 2010 02:22 WIB
Sentuhan Magis Di Matteo
West Bromwich - Dengan modal para pemain seadanya, West Bromwich Albion tampil cukup mengejutkan di awal musim ini. Adalah Roberto Di Matteo yang memoles The Baggies sampai bisa begini.

Dari sembilan pekan yang telah dilalui, West Brom yang berstatus klub promosi bertengger di urutan keempat dengan nilai 15 angka. Catatannya, West Brom empat kali menang, tiga kali seri dan dua kali kalah.

Dua kekalahan diderita West Brom dari dua klub besar, Chelsea dan Liverpool. Kekalahan atas Chelsea terasa sangat menyakitkan karena terjadi di pekan pertama dan dengan skor besar, 0-6. Sedangkan kekalahan dari Liverpool cuma dengan skor 1-0.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kebobolan setengah lusin gol dari Chelsea di pekan pertama dipastikan sangat meruntuhkan moral para pemain West Brom. Walau begitu, pelan tapi pasti Di Matteo sanggup menghadirkan hasil-hasil positif.

Hebatnya, hasil-hasil apik tidak cuma sukses disabet West Brom dari sesama tim menengah ke bawah, tapi juga dari tim-tim raksasa. Tottenham Hotspur ditahan 1-1, Arsenal dipukul 3-2 di Emirates dan Manchester United ditahan 2-2 di Old Trafford.

Sentuhan Di Matteo dalam membangkitkan West Brom terasa magis, bukan cuma karena materi tim yang seadanya seperti disebut di atas, tapi juga karena pria Italia itu relatif belum berpengalaman.

Di Matteo pensiun pada tahun 2002 di usia cukup muda, 31 tahun, akibat cedera patah kaki yang parah. Tahun 2008, eks pemain Lazio dan Chelsea itu memulai karir manajerialnya dengan menukangi klub League One (dua tingkat di bawah Premiership), Milton Keynes Dons.

Polesan Di Matteo sungguh mujarab. Berstatus tim promosi, Di Matteo menghela Milton Keynes ke posisi 3 dan maju ke play-off promosi menuju Championship Division. Namun Milton gagal dan Di Matteo pun tidak bertahan di kursinya karena memilih mengarsiteki West Brom.

Di Matteo langsung sukses membawa West Brom promosi ke Liga Primer musim lalu dengan status runner-up Championship. Lantas, apa rahasia pria 40 tahun itu sehingga bisa memoles West Brom menjadi klub yang mulai diperhitungkan?

"Tidak ada rahasia untuk sukses kami. Saya sudah pernah ditanyai pertanyaan itu berkali-kali," jawab Di Matteo usai West Brom membungkam Fulham 2-1, Sabtu (23/10/2010), seperti yang diwartakan SkySports.

Dalam pertandingan melawan Fulham, West Brom tertinggal lebih dahulu ketika kiper Scott Carson membuat gol bunuh diri. Namun gol Youssuf Mulumbu dan Marc-Antoine Fortune membuat The Baggies memastikan tiga poin.

"Kami memperlihatkan respons yang luar biasa dan kami punya kepribadian yang hebat," demikian Di Matteo.


(arp/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads