Sudah berkali-kali Wenger melayangkan kritik dan bahkan serangan pada klub-klub lain terkait permainan keras yang kerap diperagakan saat menghadapi timnya. Wenger bahkan sempat menyebut permainan Stoke City dan Wolverhampton selayaknya olahraga rugby.
Namun dua pekan lalu justru pemain Arsenal yang melakukan pelanggaran keras. Menekel Nikola Zigic dengan cukup keras, Jack Wilshere kemudian dikartu merah wasit dalam laga antara Arsenal kontra Birmingham City. Inilah yang kemudian menyulut keluarnya kritik dari Presiden Eksekutif Wolverhampton, Jez Moxey.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arsenal dalam beberapa tahun ke belakang memang kerap jadi korban tekel-tekel horor di Premier League. Setelah sempat ditinggal Eduardo dan Silva setahun lebih, hingga kini Aaron Ramsey belum bisa lagi merumput. Keduanya patah kaki akibat ditekel lawan.
Wenger jelas layak melontarkan protes atas dua kejadian yang sangat merugikan tersebut. Namun pembelaan yang dilakukan pelatih Prancis itu pada pemainnya dianggap seperti menunjukkan standar ganda.
"Wilshere dan pemainmu yang lain akan membuat hal yang sama. Saya tersenyum sangat lebar saat mendengar Wenger mencoba membela Jack Wilshere atas kejadian tersebut."
"Apa yang dia katakan sama dengan apa yang sudah dan akan dikatakan manajer lain yang memptotes, mengeluhkan dan menggerutu karena merasa (tekel dan pelanggaran keras) itu tak adil buat timnya," tuntas Moxey .
Pernyataan Moxey dipastikan akan memanaskan laga antara Wolverhamton kontra Arsenal di Liga Inggris yang akan dilangsungkan 10 November mendatang.
(din/arp)











































