City pulang dari Stadion Molineux, Sabtu (30/10/2010) malam WIB, dengan tangan hampa usai dipaksa menyerah kalah dengan skor 1-2 dari tuan rumah Wolves.
Di dalam pertandingan City, yang tampil tanpa Carlos Tevez, sebenarnya mampu unggul lebih dulu berkat gol penalti Emmanuel Adebayor pada menit 23. Namun, keunggulan dilenyapkan oleh Nenad Milijas tujuh menit kemudian. Kekalahan pun jadi tak terelakkan usai gol David Edwards di menit ke-57.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami bermain sangat bagus selama periode itu dan memiliki empat atau lima peluang untuk bikin gol. Tapi kemudian kami berhenti bermain dan Wolves layak memenangi partai ini. Itu adalah laga terburuk yang pernah kami tampilkan," nilai si manajer City.
Kekalahan tersebut membuat City kehilangan poin penting dalam mengejar Chelsea yang masih kokoh bertengger di pucuk klasemen usai meraih kemenangan atas Blackburn.
Selain itu, dengan bergeming di raihan poin sejumlah 17, City juga tak lagi menyamai capaian angka Manchester United dan Arsenal yang sama-sama menang di pekan ke-10 ini.
"Saya tak tahu kenapa ini terjadi, tapi kami harus menyatukan kelompok lagi dan memahami kenapa bisa seperti ini. Mungkin setelah 20 menit kami berpikir kalau itu akan jadi partai mudah."
"Sebuah tim bisa kalah, tapi Anda tak boleh kalah seperti yang kami perlihatkan tadi, bermain seperti itu selama 60-70 menit," sungut Mancini.
(krs/rin)











































