Clattenburg adalah wasit yang memimpin pertandingan hari Sabtu (30/10/2010) malam tersebut. Ia membuat keputusan kontroversial dengan mengesahkan gol Nani di menit 84.
Keputusan tersebut membangkitkan luka lama Spurs pada sosok yang sama lima tahun lalu. Pada Januari 2005, saat menghadapi MU juga di stadion yang sama, Clattenburg tidak menyatakan gol dari insiden di menit 89!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lihat deh reaksi (Darren) Fletcher. Dia bahkan sudah menyuruh Nani kembali ke posisinya untuk bertahan," keluh manajer Spurs, Harry Redknapp, tentang kontroversi terakhir itu, seperti dimuat situs resmi klub.
Clattenburg (36), yang profesi lainnya adalah spesialis kelistrikan, pernah memicu kontroversi lain pada 20 Oktober 2007, dalam derby Merseyside. Dari beberapa keputusannya yang dipertanyakan, salah satunya adalah ketika ia mengusir pemain Everton Tony Hibbert karena "dipengaruhi" gelandang Liverpool, Steven Gerrard.
Semula ia cuma memberi kartu kuning pada Hibbert, tapi setelah didekati dan "ngobrol" dengan Gerrard, seketika ia mengubahnya menjadi kartu merah.
Berikutnya ia mengusir Dirk Kuyt karena terlalu tinggi mengangkat kakinya saat "menyerang" Phil Neville. Puncak kontroversi adalah saat Clattenburg menolak gugatan penalti Everton di menit ketiga injury time, setelah Jamie Carragher menjatuhkan Joleon Lescott di kotak terlarang. Saat itu Liverpool tengah memimpin 2-1.
Dari pertandingan itu Clattenburg dijatuhi skorsing dari memimpin pertandingan pekan berikutnya, dan tak pernah lagi diberi tugas mewasiti partai yang melibatkan Everton.
(a2s/a2s)











































