Tevez mendadak menjadi "alat" Manchester City untuk melancarakan psy war terhadap Manchester United. Penyebabnya tak lain lantaran penyerang asal Argentina itu sebelumnya memperkuat 'Setan Merah'. Cerita yang terjadi seputar kepindahannya adalah MU enggan membayar mahal untuk mempermanenkan statusnya.
Maka, muncullah poster tersebut. City yang mulai membangun besar kekuatan sejak dibeli Sheikh Mansour melancarkan tantangan terhadap rivalnya yang sudah lebih dulu besar itu. Klaim pemilik kota Manchester pun dikeluarkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tak tahu bagaimana poster itu diciptakan, mungkin semacam alat untuk beriklan dari City. Saya tidak berpikir mereka seharusnya bangga dengan hal itu," ujar Fergie di Sportinglife.
"Waktu itu sayang mengatakan, poster itu terlihat bodoh. Mungkin mereka sudah memikirkannya sekarang. Saya tak melihat bagaimana mereka berpikir bahwa hal itu bisa membuat kami kehilangan poin di lapangan."
Fergie akhirnya menyindir soal trofi. Manajer asal Skotlandia itu mengatakan, sebaiknya City merebut trofi dulu sebelum bersuara keras-keras.
"Mungkin poster itu dipandang layak bagi sekelompok suporter, tapi saya pikir sebagian dari mereka merasa malu. Mereka pasti lebih suka melihat trofi diarak keliling kota, sebelum mereka berteriak-teriak dari atas atap," tukasnya.
(roz/din)











































