Hasil imbang 2-2 melawan Villa merupakan hasil imbang ketujuh bagi MU musim ini. Jumlah tersebut lebuh besar daripada jumlah kemenangan mereka yang baru enam. Sisi positifnya, mereka belum pernah kalah.
Namun kehilangan poin akibat lagi-lagi imbang boleh jadi adalah hal yang merugikan. Apalagi The Red Devils kini berada dalam posisi tengah mengejar Chelsea, yang saat ini sudah unggul empat angka atas mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih yang sudah lebih dari dua dekade memimpin MU itu juga tak ragu memberikan pujian kepada Villa.
"Kami bisa kebobolan enam gol di babak kedua. Tendangan mereka menghantam tiang tiga kali dan (Marc) Albrighton gagal memanfaatkan dua peluang emas," ujarnya kepada Sky Sports.
"Emosi yang diperlihatkan Villa membuat mereka terus berada di titik didih. Tekel, beberapa fair, beberapa tidak, tapi wasit membiarkannya terjadi. Terkadang inilah yang membuat pertandingan menjadi menarik."
"Saya pikir, kita telah melihat pertandingan yang luar biasa hari ini. Pujian tinggi untuk Aston Villa yang memberikan aspek emosional sepanjang laga. Mereka terus menekan, melakukan tekel dan pendukung membuat mereka bersemangat," tukasnya.
Dalam laga tersebut, dua gol Young (melalui penalti) dan Albrighton sirna. MU berhasil mengejar di sepuluh menit terakhir melalui sepakan Federico Macheda dan sundulan Nemanja Vidic.
(roz/arp)











































