Setelah empat tahun bekerja di "Gudang Peluru", Gallas mulai musim ini memperkuat Tottenham Hotspur. Hari Sabtu (20/11/2010) besok ia untuk pertama kalinya akan mengikuti derby London utara di Emirates bukan sebagai pemain Arsenal.
Karena pindah ke klub rival, ada kemungkinan bek kawakan itu akan mendapat sambutan yang tidak enak dari suporter tuan rumah. Ashley Cole, misalnya, selalu dimusuhi fans Arsenal semenjak pindah ke Chelsea dengan motif "uang".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain publik Emirates, Gallas juga akan bertemu dengan Nasri, yang ia sebut-sebut dengan sebuah cerita miring dalam buku otobiografi yang dia rilis dua tahun lalu. Dan Nasri tidak pernah terima dengan hal itu, sampai-sampai mereka dikabarkan jarang bertegur sapa selama di Arsenal.
Gallas (33) dalam bukunya memandang Nasri dan Karim Benzema sebagai bintang-bintang muda yang kurang hormat pada seniornya saat gelaran Piala Eropa 2008. Nasri juga dituduh merebut tempat duduk Thierry Henry di bus tim.
"Seseorang (Gallas) menulis dalam bukunya bahwa aku berselisih dengan dia, dan mengatakan aku menduduki kursi pemain lain (Henry) di bus tim. Itu benar-benar omong kosong," tutur Nasri kepada Sunday Mirror.
"Setelah Euro 2008 orang-orang menyebutku berandal kecil. Tapi mereka harus pula melihat orang-orang yang punya masalah denganku pada saat itu, dan kemudian bikin kisruh di Afrika Selatan.
"Respek harus timbal balik. Aku tak harus tutup mulut dan mengamini semuanya hanya karena aku lebih muda," lanjut gelandang yang usinya terpaut 10 tahun dengan Gallas itu.
"Kami pernah main bareng di Arsenal selama tahun tahun tanpa berbicara satu sama lain. Beberapa pemain lain juga tidak ngobrol dengan dia juga kok. Tapi semangat kebersamaan tim melebihi segalanya."
(a2s/krs)











































