Gallas 'Diincar' Fans dan Nasri

Jelang Derby London Utara

Gallas 'Diincar' Fans dan Nasri

- Sepakbola
Jumat, 19 Nov 2010 11:15 WIB
Gallas Diincar Fans dan Nasri
London - William Gallas akan kembali ke Emirates Stadium untuk menghadapi bekas klubnya, Arsenal. Tak cuma ditunggu suporter The Gunners, ia juga 'diincar' Samir Nasri dengan aroma kurang sedap.

Setelah empat tahun bekerja di "Gudang Peluru", Gallas mulai musim ini memperkuat Tottenham Hotspur. Hari Sabtu (20/11/2010) besok ia untuk pertama kalinya akan mengikuti derby London utara di Emirates bukan sebagai pemain Arsenal.

Karena pindah ke klub rival, ada kemungkinan bek kawakan itu akan mendapat sambutan yang tidak enak dari suporter tuan rumah. Ashley Cole, misalnya, selalu dimusuhi fans Arsenal semenjak pindah ke Chelsea dengan motif "uang".

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Williams selalu memberikan segalanya untuk Arsenal. Kalau sekarang orang-orang menyiuli dia, saya rasa hal itu agak memalukan," harap bek Arsenal yang juga berasal dari Prancis, Bacary Sagna.

Selain publik Emirates, Gallas juga akan bertemu dengan Nasri, yang ia sebut-sebut dengan sebuah cerita miring dalam buku otobiografi yang dia rilis dua tahun lalu. Dan Nasri tidak pernah terima dengan hal itu, sampai-sampai mereka dikabarkan jarang bertegur sapa selama di Arsenal.

Gallas (33) dalam bukunya memandang Nasri dan Karim Benzema sebagai bintang-bintang muda yang kurang hormat pada seniornya saat gelaran Piala Eropa 2008. Nasri juga dituduh merebut tempat duduk Thierry Henry di bus tim.

"Seseorang (Gallas) menulis dalam bukunya bahwa aku berselisih dengan dia, dan mengatakan aku menduduki kursi pemain lain (Henry) di bus tim. Itu benar-benar omong kosong," tutur Nasri kepada Sunday Mirror.

"Setelah Euro 2008 orang-orang menyebutku berandal kecil. Tapi mereka harus pula melihat orang-orang yang punya masalah denganku pada saat itu, dan kemudian bikin kisruh di Afrika Selatan.

"Respek harus timbal balik. Aku tak harus tutup mulut dan mengamini semuanya hanya karena aku lebih muda," lanjut gelandang yang usinya terpaut 10 tahun dengan Gallas itu.

"Kami pernah main bareng di Arsenal selama tahun tahun tanpa berbicara satu sama lain. Beberapa pemain lain juga tidak ngobrol dengan dia juga kok. Tapi semangat kebersamaan tim melebihi segalanya."

(a2s/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads