Walaupun belakangan performa agak turun, tapi sampai saat ini Chelsea masih bertengger di puncak klasemen Liga Inggris. Nilai plus buat mereka adalah produktivitas gol dan kekuatan pertahanan.
Bersama Manchester United dan Arsenal mereka sudah mengemas 28 gol dari 14 pertandingan Premier League, tapi Chelsea yang paling sedikit kebobolan -- cuma sembilan. Ditambahkan aksi mereka di Liga Champions dan Piala Carling, tim asuhan Carlo Ancelotti sudah menghasilkan 46 gol dari total 20 pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau para defender bisa membantu juga, itu lebih baik lagi. Ketika kami bertahan, semua pemain membantu bertahan. Didier Drogba memenangi banyak sundulan saat kami menghadapi sepak pojok lawan. Semua tim bekerja keras untuk berusaha clean-sheet. Dan itu sangat penting."
Ivanonic sejauh ini sudah menyumbangkan tiga gol untuk timnya. Setelah mencetak satu gol ke gawang Blackburn Rovers di liga pada 30 Oktober, empat hari kemudian ia melakukannya dua kali ke jala Spartak Moskow di Liga Champions.
"Aku senang berusaha bikin gol. Musim lalu aku mengenai tiang berkali-kali dan tidak mencetak gol," ungkap bek asal Serbia 26 tahun itu.
Ivanovic mungkin lupa, musim lalu ia menghasilkan satu gol saat Chelsea menang telak 4-0 atas Bolton Wanderers di Reebok Stadium pada 30 Oktober 2009. Adapun di musim pertamanya di Stamford Bridge (2008/2009), ia mendulang dua gol dari pertandingan Erop.
"Aku senang bisa bikin gol. Itu memberiku kepercayaan diri. Tapi tetap saja, yang lebih penting adalah tim mencetak kemenangan, dan kami harus memulainya lagi."
Dalam empat laga terakhirnya di liga Chelsea kalah tiga kali. Mereka mengalahkan Fulham 1-0 setelah digebuk Liverpool 0-2 di Anfield, tapi kemudian takluk lagi oleh Sunderland dan Birmginham. Di akhir pekan ini mereka akan berhadapan dengan Newcastle United di St James Park.
(a2s/nar)











































