Pertandingan Spurs vs Liverpool di White Hart Lane, Minggu (28/11/2010), baru berjalan 12 menit saat Van Der Vaart terpincang-pincang usai beraksi di dalam kotak penalti Liverpool.
Spurs beruntung karena meski kehilangan pemain sepenting Van Der Vaart, mereka tetap mampu meraih kemenangan. Tertinggal lebih dulu oleh gol Martin Skrtel, The Lilywhites membalikkan keadaan berkat gol bunuh diri Skrtel dan Aaron Lennon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bermainnya Van Der Vaart dalam laga melawan Liverpool sendiri terasa dipaksakan. Pasalnya, usai absen di pertandingan Liga Champions tengah pekan, status playmaker asal Belanda itu masih 50-50 pada Jumat.
"Dia terus menerus terkena cedera, cedera-cedera yang kecil. Dia seorang pemain yang fantastis dan dia sosok yang penting, kami membutuhkan dia," jelas Redknapp.
Sejak datang dari Real Madrid awal musim ini, Van Der Vaart memang cukup instrumental buat Spurs. Tidak cuma karena delapan golnya, tapi juga berkat kemampuannya mengatur irama permainan Spurs.
Redknapp sendiri tidak mengatakan sampai seberapa lama Van Der Vaart akan absen. Tanda tanya pun menggantung, sampai kapan Spurs kehilangan pemain sepenting Van Der Vaart.
Yang jelas, pekan depan Spurs harus menghadapi tim yang dikenal memiliki pertahanan kuat, Birmingham City. Tengah pekan, Spurs meladeni Twente Enschede di Liga Champions dan kemudian mereka menjamu lawan berat, Chelsea.
(arp/a2s)











































