Saat Liverpool menghadapi Tottenham Hotspur tadi malam, cukup sering kamera televisi menyorot wajah "bayi" Torres di lapangan. Hanya saja tampang pria Spanyol itu seperti terlalu "datar".
Di musim ini Torres lebih sering diberitakan hal-hal non-teknisnya ketimbang aksi-aksinya di kotak penalti lawan -- karena dia pun memang belum terlalu produktif.Β Ia baru mencetak lima gol dari 14 pertandingan, dan sering kali terlihat begitu frustasi di lapangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seusai timnya kalah 1-2 dari Spurs, manajer Roy Hodgson ditanya wartawan soal penyerang berusia 26 tahun itu: apakah penyerang handal itu sedang dalam masa krisis konfidensi.
"Saya pikir dia terus membaik. Krisis kepercayaan diri ungkapan yang berlebihan. Kepercayaan diri dia bagus kok," jawab sang manajer, dikutip dari situs resmi klub.
"Karena mencanangkan standar yang sangat tinggi, Fernando akan kecewa jika tidak berhasil mengambil salah satu kesempatan yang datang kepadanya. Tapi saya senang dengan permainan dia hari ini. Dia dan (David) Ngog saat oke di depan dan kami menciptakan banyak peluang bagus."
Dari tanah Australia, mantan pemain Liverpool Robbie Fowler ikut prihatin dengan yang dihadapi Torres saat ini. Dia merasa dan akan memaklumi jika dalam waktu tak lama lagi publik Anfield akan kehilangan pemain termahalnya itu.
"Saya bisa melihat Fernando sedang berancang-ancang pergi," ujar pemain yang saat ini berkarir di klub Perth Glory itu. "Dia pernah bilang ingin bermain di Liga Champions. Dia ingin main di level yang lebih tinggi dan tahun ini dia kehilangan itu. Kalau Liverpool gagal lain tahun depan, saya pikir terlalu sulit buat mereka mempertahankan dia."
(a2s/arp)











































