Dalam laga yang dihelat di Stadion St. Andrew's tersebut, Rabu (1/12/2010) malam, Birmingham keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1 sekaligus memastikan satu tiket ke babak semifinal. Selanjutnya, Ben Foster cs. akan bertemu West Ham United.
Saking girangnya karena tim kesayangannya bisa menyingkirkan Aston Villa, yang notabene rival sekota mereka, ribuan fans Birmingham menyerbu lapangan usai wasit Chris Foy meniup peluit panjang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manajer Birmingham Alex McLeish menyesalkan terjadinya kericuhan tersebut. Hal itu mengingatkannya pada masa lalu sepakbola Inggris.
"Saya kecewa dengan hal ini. Fans tak bisa seenaknya masuk ke lapangan. Tentu tak bagus melihat fans berlarian di lapangan seperti itu. Ini membawa kita kembali ke zaman kegelapan," sesal McLeish, seperti dilansir Reuters.
FA juga mengutuk keras insiden di Stadion St. Andrew's tersebut. Mereka tengah menyiapkan investigasi terhadap kasus ini.
"Kami sepenuhnya mengutuk tindakan dari tiap orang yang telah terlibat dalam gangguan di St. Andrew's," tegas juru bicara FA.
"FA membenci perilaku kekerasan dan kami mendesak klub dan otoritas untuk mengidentifikasi setiap individu yang terlibat, dan mengenakan sanksi yang paling berat, termasuk larangan menonton. FA akan sepenuhnya menyelidiki kasus ini dalam kaitannya dengan pihak yang berwenang."
Insiden di Birmingham ini tentu akan jadi pukulan telak bagi Inggris, yang tengah gencar-gencarnya berkampanye dalam upaya mencalonkan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018. Namun McLeish yakin masalah ini tak akan mempengaruhi penilaian FIFA terhadap kesiapan Inggris.
"Saya tak berpikir ini akan berpengaruh terhadap bidding Piala Dunia. Saya yakin hal itu telah diputuskan. Dan mari berharap Inggris akan terpilih, karena (Inggris) memang layak," yakin manajer asal Skotlandia tersebut.
Inggris bersaing dengan Rusia, Spanyol-Portugal, dan Belgia-Belanda untuk menjadi host Piala Dunia 2018. Proses voting untuk menentukan pemenang bidding ini akan ditentukan di Zurich, Swiss, malam ini. (roz/a2s)











































