Sebelumnya telah ramai dikabarkan kalau Tevez telah meminta agar City segera menjualnya. Kabar tersebut langsung mendapat reaksi dari City berupa penolakan.
Akan tetapi Tevez rupanya sudah bulat untuk meninggalkan The Citizens. Ia kini angkat bicara menegaskan keinginannya tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perasaanku tidak berubah dan sangat disayangkan kita sampai ke situasi ini. Tapi ini adalah sesuatu yang sudah lama aku rasakan dan aku juga sudah berpikir lama," lanjut penyerang berusia 26 tahun tersebut.
Pemain asal Argentina tersebut mengaku kalau dirinya sudah ingin meninggalkan City pada musim panas lalu. Namun, ia dibujuk untuk tetap tinggal oleh penasihatnya, Kia Joorabchian.
"Aku sangat kesal dengan dugaan manajemen kalau aku (ingin pergi karena) sudah dipengaruhi orang lain. Aku sudah ingin pergi dari musim panas lalu, tapi diyakinkan untuk tidak melakukannya. Sayangnya perasaanku tidak berubah."
"Aku kecewa dengan manajemen yang kini melihat situasiku dengan cara lain. Hubunganku dengan beberapa petinggi dan individu di klub sudah rusak dan tak bisa diperbaiki lagi," ungkap Tevez.
Meski demikian, Tevez menegaskan kalau ia tidak memiliki masalah dengan manajer Roberto Mancini kendati sempat terlibat adu mulut saat ditarik keluar di menit akhir laga pekan lalu.
"Aku ingin menjelaskan kalau aku tidak memiliki masalah pribadi dengan Roberto Mancini."
"Pemilik juga sudah amat murah hati dengan apa yang ia tawarkan kepadaku. Aku ingin berterima kasih kepada Sheikh Mansour atas pengertian dan dukungannya," pungkas Tevez.
(krs/arp)










































