Jelang laga, Evra melancarkan kata-kata bernada perang urat syaraf. Bek sayap asal Prancis ini mengatakan Arsenal sedang dalam krisis dan tak lebih dari sebuah pusat pelatihan sepakbola karena nihil gelar dalam lima tahun terakhir.
Kubu Arsenal pun sempat panas dengan komentar bek MU tersebut. Tapi kenyataannya mereka toh gagal membungkam Evra usai menyerah 0-1 di Old Trafford.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya dengar orang-orang berkata saya sombong tapi itu bukan maksud saya. Saya cuma ingin memperlihatkan rasa percaya saya kepada MU, potensinya dan kekuatannya," lanjut pria berdarah Senegal tersebut.
"Kami tahu Arsenal dan kami tahu jika kami menekan mereka seperti yang pelatih bilang maka kami akan mampu menyulitkan mereka, terutama di Old Trafford."
Kekalahan ini cukup membuktikan bahwa Arsenal masih belum siap juara karena selalu kalah dari tim-tim besar.
"United selalu mampu bersinar di duel besar. Arsenal memang mendominasi penguasaan bola tapi cuma punya sedikit peluang bagus," sambung Evra lagi.
"Saya pikir kemenangan pantas buat kami. Tapi yang jelas orang-orang akan setuju dengan pikiran dan ucapan saya," demikian dia.
(rin/krs)











































