Babel Masih Penasaran di Liverpool

Babel Masih Penasaran di Liverpool

- Sepakbola
Jumat, 17 Des 2010 13:21 WIB
Babel Masih Penasaran di Liverpool
Liverpool - Sudah tiga tahun Ryan Babel  berseragam Liverpool tapi hingga kini ia belum menjadi pilihan utama timnya. Meski begitu ia mengaku masih penasaran dengan karirnya di Anfield.

Sejak dibeli dari Ajax di musim panas 2007, dengan harga 11,25 juta poundsterling, Babel baru bermain 31 kali sebagai starter di Premier League. Dari jumlah itu ia baru mencetak 13 gol.

Babel pernah ditawarkan ke Sunderland di awal tahun ini tapi dia menolak. Kini, dengan keadaannya yang masih belum masuk tim inti, beredar kabar lagi bahwa dia akan dilego di bursa musim  dingin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aku sih tidak terganggu, selalu ditanyakan soal masa depan. Apakah masa depanku ada di sini, bukan aku yang menentukan melainkan Liverpool. Ini adalah musim keempatku. Jadi, terserah mereka," tutur Babel kepada Guardian.

"Aku masih punya satu tahun lagi sebelum kontrakku berakhir. Aku inginnya sih bertahan. Sebagai pemain, aku merasa cukup frustrasi di sini. Tapi ini tidak mengubah loyalitasku pada klub ini. Ini lebih soal manajer. Klub ini fantastis. Tapi kalau seorang manajer tidak menyukai kamu, maka itu urusan kamu dan manajer. Klub ini luar biasa dan ada banyak fans yang mempercayai aku."

Di musim ini Babel baru main satu kali sebagai starter dari tujuh pertandingan. Walaupun sudah rezim Rafael Benitez sudah berpindah ke Roy Hodgson, tapi ia masih harus bekerja keras untuk bisa lebih sering dilibatkan di starting line up.

"Mereka berbeda," ulas Babel tentang Benitez dan Hodgson. "Cara Roy berbeda dan mungkin itu lebih cocok buatku. Ketika dia datang, dia lebih dekat dengan tim, ngobrol dengan pemain, mungkin itu memberi kami dorongan untuk merespons dengan lebih baik. Hari demi hari dia semakin terlibat dengan pemain. Dia melakukan banyak hal yang berbeda. Di bawah Rafa, para asisten manajer yang mengambil banyak tanggung jawab. Tapi itu sudah berbeda sekarang."

Pada kesimpulannya pemain Belanda itu merasa masih bisa melakukan yang lebih baik dan banyak untuk The Reds. Itu tentu saja jika isu bahwa Liverpool akan menjual dia di bulan Januari tidak terbukti.

"Aku berharap negara ini (Inggris) belum melihat yang terbaik dari aku. Maksimal aku main empat game berturut-turut. Pastinya itu sulit untuk setiap pemain menemukan konsistensi, jika kita tidak bermain setiap minggu," pungkasnya.

(a2s/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads